Konsultasi Buka: 07.00 - 21.00 WIB
WA Admin
Uji Lab Mekanika Tanah29 Oktober 2026•8 menit baca

Analisis Saringan dan Uji Hidrometer untuk Menentukan Kurva Butir Tanah

DK
Dr. Ir. Dian Kusumaningrum, M.T.
Spesialisasi: Uji Lab Mekanika Tanah & Perilaku Lempung Ekspansif • Soil Mechanics Laboratory Director
Rangkuman Eksekutif

Distribusi ukuran partikel tanah mengendalikan permeabilitas dan ketahanan likuifaksi. Pelajari cara merangkai kurva butir lengkap melalui analisis saringan dan hidrometer.

Distribusi Ukuran Butiran Partikel Tanah: Fraksi Kasar vs Fraksi Halus

Perilaku mekanis tanah berbutir kasar (kerikil dan pasir) dikendalikan oleh kontak antarbutir dan susunan gradasi partikel, sedangkan tanah berbutir halus (lanau dan lempung) dikendalikan oleh gaya elektrokimia permukaan mineral dan kadar air.

Untuk memetakan spektrum ukuran partikel tanah secara komprehensif mulai dari kerikil berdiameter puluhan milimeter hingga butiran lempung koloidal berukuran kurang dari 0.002 mm (2 mikron), laboratorium mekanika tanah menggabungkan dua metode uji mekanik yang berbeda:

  1. 1 Uji Analisis Ayakan Saringan (Sieve Analysis): Untuk partikel tanah berukuran lebih besar dari 0.075 mm (tertahan pada saringan standar No. 200).
  2. 2 Uji Sedimentasi Hidrometer (Hydrometer Analysis): Untuk partikel tanah berbutir halus yang lolos saringan No. 200 (< 0.075 mm).

Pengujian Ayakan Saringan Kering & Basah (ASTM C136 / ASTM D422)

Rangkaian saringan kawat baja disusun vertikal dengan ukuran bukaan yang semakin mengecil ke bawah:

  • › Saringan No. 4 (bukaan 4.75 mm): Batas pemisah antara Kerikil (Gravel) dan Pasir (Sand).
  • › Saringan No. 10 (2.00 mm), No. 20 (0.85 mm), No. 40 (0.425 mm), No. 100 (0.150 mm).
  • › Saringan No. 200 (bukaan 0.075 mm): Batas pemisah antara Pasir Halus dengan Lanau/Lempung (Fines).

Pada tanah yang mengandung lempung kohesif, pengayakan kering dapat menyebabkan butiran lempung menggumpal menyerupai pasir palsu. Oleh sebab itu, metode Pengayakan Basah (Wet Sieving) wajib dilakukan dengan mencuci sampel tanah di atas saringan No. 200 hingga air bilasan mengalir jernih sempurna sebelum dikeringkan dalam oven.

Pengujian Sedimentasi Hidrometer Berdasarkan Hukum Stokes

Untuk partikel halus yang lolos ayakan No. 200, ukuran butiran ditentukan berdasarkan laju pengendapan partikel di dalam silinder ukur suspensi air: Menurut Hukum Stokes (Stokes' Law), kecepatan pengendapan partikel bulat di dalam fluida cair berbanding lurus dengan kuadrat diameter partikel tersebut: v = L / t = [ (γs - γw) / (18 × η) ] × D²

Di mana:

  • › v = Kecepatan pengendapan (cm/detik).
  • › γs dan γw = Berat jenis butiran tanah dan berat jenis air.
  • › η = Viskositas dinamik air pada suhu pengujian.
  • › D = Diameter ekuivalen butiran tanah.

Instrumen hidrometer tanah standar (tipe 152H berskala gram/liter) dicelupkan ke dalam tabung suspensi tanah yang telah diberi larutan dispersi sodium heksametrafosfat untuk membaca penurunan massa jenis suspensi seiring berjalannya waktu pengendapan (mulai 2 menit hingga 24 jam).

Tabel Klasifikasi Gradasi Butiran Berdasarkan Koefisien Cu dan Cc

Klasifikasi Gradasi ButirSyarat Koefisien Keseragaman (Cu)Syarat Koefisien Kelengkungan (Cc)Karakteristik Kepadatan dan Pemadatan
Pasir Bergradasi Baik (SW)Cu = D60 / D10 ≥ 6.01.0 ≤ Cc = (D30)² / (D10 × D60) ≤ 3.0Kerapatan maksimum tinggi, sangat stabil terhadap beban
Kerikil Bergradasi Baik (GW)Cu = D60 / D10 ≥ 4.01.0 ≤ Cc ≤ 3.0Kuat geser sangat tinggi, material fondasi ideal
Pasir Bergradasi Buruk / Seragam (SP)Cu < 6.0Cc di luar rentang 1.0 – 3.0Ukuran butir seragam, rawan likuifaksi saat gempa
Tanah Bergradasi Senjang (Gap-Graded)Cu tinggi namun Cc anjlokKurva butir memiliki lereng datar horizontalFraksi ukuran tertentu hilang, permeabilitas tidak merata

Aplikasi Kurva Butir untuk Evaluasi Kerentanan Likuifaksi

Berdasarkan kriteria Tsuchida dan Seed:

  • › Tanah pasir halus lanauan yang memiliki koefisien keseragaman Cu < 5.0 dengan kadar butiran halus (passing No. 200) berkisar antara 5% hingga 20% dan kurva butir berbentuk terjal seragam adalah jenis tanah yang PALING RAWAN MENGALAMI LIKUIFAKSI TOTAL saat diguncang gempa bumi.
  • › Kurva gradasi butiran menjadi data input wajib untuk merancang kriteria saringan geotekstil (filter criteria) pada pipa drainase jalan dan kolam retensi.

Kepatuhan Standar Teknis & Legalitas PBG

Seluruh prosedur pengujian yang diulas pada artikel ini mengacu pada SNI 2827:2008 (Uji Penetrasi Konus Statis), ASTM D1586 (Standard Penetration Test), dan SNI 8460:2017 (Persyaratan Perancangan Geoteknik). Penyelidikan tanah wajib disahkan oleh Insinyur Profesional pemegang sertifikat SKA/SKK Geoteknik resmi untuk keabsahan SIMBG Dinas PUPR.

Struktur Silo & Kluster Topik

Pilar Silo: Uji Lab Mekanika Tanah

Kluster 3 dari 13 Artikel

Pengujian sifat mekanis tanah Triaxial UU/CU/CD, Direct Shear, Konsolidasi 1D Oedometer, dan batas Atterberg. Artikel di bawah ini saling melengkapi untuk memberikan pemahaman menyeluruh seputar pilar Uji Lab Mekanika Tanah:

Layanan Uji Lapangan Siaga

Butuh Penyelidikan Tanah untuk Proyek Anda?

Konsultasikan titik uji sondir CPT, boring SPT, atau uji lab bersama tim teknisi kami. Respon cepat & estimasi penawaran transparan.

Chat WA Admin

Profil Penulis & Reviewer Teknis

DK

Dr. Ir. Dian Kusumaningrum, M.T.

Soil Mechanics Laboratory Director • 18+ Tahun Pengalaman

Verified Expert
Spesialisasi Bidang:Uji Lab Mekanika Tanah & Perilaku Lempung Ekspansif
Sertifikasi & Afiliasi:Doktor Mekanika Tanah / Asesor Laboratorium KAN ISO 17025

Peneliti dan kepala laboratorium mekanika tanah bersertifikasi ISO 17025. Berfokus pada pengujian triaxial dinamis, swelling lempung ekspansif, konsolidasi tanah lunak, dan stabilisasi kimiawi tanah bermasalah.

Artikel Terkait Lainnya

Lihat Semua Artikel →