Konsultasi Buka: 07.00 - 21.00 WIB
WA Admin
Uji Lab Mekanika Tanah20 Oktober 2026•8 menit baca

Sistem Klasifikasi Tanah USCS vs AASHTO untuk Rekayasa Gedung dan Jalan

DK
Dr. Ir. Dian Kusumaningrum, M.T.
Spesialisasi: Uji Lab Mekanika Tanah & Perilaku Lempung Ekspansif • Soil Mechanics Laboratory Director
Rangkuman Eksekutif

USCS dan AASHTO adalah dua bahasa standar dalam rekayasa mekanika tanah. Pahami perbedaan mendasar keduanya agar tidak salah menerapkan parameter desain.

Latar Belakang Sejarah: Sistem USCS vs Sistem AASHTO

Untuk mengelompokkan ribuan jenis tanah alam ke dalam kategori yang memiliki perilaku mekanis serupa, komunitas rekayasa sipil global mengadopsi dua sistem klasifikasi standar utama:

  1. 1 Unified Soil Classification System (USCS / ASTM D2487):

Awalnya dikembangkan oleh Arthur Casagrande untuk Korps Zeni Angkatan Darat AS (US Army Corps of Engineers) pada tahun 1942. Sistem ini dirancang untuk rekayasa fondasi gedung, bendungan tanah, stabilitas lereng, dan struktur geoteknik umum.

  1. 2 Sistem AASHTO (American Association of State Highway and Transportation Officials / AASHTO M 145):

Dirancang khusus oleh biro jalan raya Amerika Serikat pada tahun 1929 untuk menilai kesesuaian tanah sebagai lapisan tanah dasar jalan raya (subgrade) dan konstruksi tanggul perkerasan jalan.

Tata Cara Klasifikasi USCS: Simbol Huruf Ganda

Sistem USCS menggunakan simbol dua huruf:

  • › Huruf Pertama (Tipe Butiran Utama):
  • › G = Gravel (Kerikil)
  • › S = Sand (Pasir)
  • › M = Silt (Lanau, dari bahasa Swedia 'mo')
  • › C = Clay (Lempung)
  • › O = Organic (Tanah Organik)
  • › Pt = Peat (Gambut)
  • › Huruf Kedua (Sifat Gradasi atau Batas Konsistensi):
  • › W = Well-graded (Bergradasi baik)
  • › P = Poorly-graded (Bergradasi buruk)
  • › L = Low plasticity (Batas cair LL < 50%)
  • › H = High plasticity (Batas cair LL ≥ 50%)

Contoh: CH = Fat Clay (Lempung anorganik plastisitas tinggi); SP = Poorly-graded Sand (Pasir bergradasi seragam).

Tata Cara Klasifikasi AASHTO: Kelompok A-1 Hingga A-7

Sistem AASHTO membagi tanah ke dalam 7 kelompok utama (A-1 sampai A-7):

  • › Material Berbutir Granular (Lolos ayakan No. 200 ≤ 35%): Terdiri dari kelompok A-1 (kerikil/pasir bergradasi baik), A-2 (kerikil/pasir berlanau/berlempung), dan A-3 (pasir halus bersih). Merupakan tanah dasar jalan yang sangat baik hingga baik.
  • › Material Lanau-Lempung (Lolos ayakan No. 200 > 35%): Terdiri dari kelompok A-4 dan A-5 (tanah lanauan), serta A-6 dan A-7 (tanah lempungan). Merupakan tanah dasar jalan yang sedang hingga sangat buruk.
  • › Group Index (GI): Parameter empiris untuk menilai kualitas subgrade di dalam kelompoknya (GI berkisar 0 hingga 20+; semakin kecil nilai GI, semakin baik tanah tersebut).

Tabel Matriks Komparasi dan Ekuivalensi Sistem USCS vs AASHTO

Kelompok Klasifikasi AASHTOKemungkinan Ekuivalen Simbol USCSKualitas Sebagai Subgrade JalanKesesuaian untuk Fondasi Bangunan
A-1-a / A-1-bGW, GP, GM, SW, SPSangat Baik (Excellent)Sangat Baik (qa tinggi, settlement kecil)
A-3SP (Pasir pantai halus)Baik (Good)Baik (namun rawan gerusan & likuifaksi)
A-2-4 / A-2-5GM, SMBaik (Good)Baik – Sedang
A-2-6 / A-2-7GC, SCSedang (Fair)Sedang (kohesif pasir lempungan)
A-4 / A-5ML, MH, OLBuruk (Poor)Sedang – Buruk (sensitif air, permeabel rendah)
A-6 / A-7-5 / A-7-6CL, CH, OHSangat Buruk (Very Poor)BURUK – RAWAN KEMBANG-SUSUT (Swelling)

Panduan Pemilihan Sistem Klasifikasi dalam Dokumen Teknis

  • › Gunakan Sistem USCS untuk dokumen perizinan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), analisis daya dukung fondasi footplat/tiang, stabilitas lereng tebing, dan galian basement gedung.
  • › Gunakan Sistem AASHTO untuk proyek perkerasan jalan tol, jalan nasional/provinsi, landasan pacu bandara, dan perbaikan subgrade perkerasan lentur/kaku.

Kepatuhan Standar Teknis & Legalitas PBG

Seluruh prosedur pengujian yang diulas pada artikel ini mengacu pada SNI 2827:2008 (Uji Penetrasi Konus Statis), ASTM D1586 (Standard Penetration Test), dan SNI 8460:2017 (Persyaratan Perancangan Geoteknik). Penyelidikan tanah wajib disahkan oleh Insinyur Profesional pemegang sertifikat SKA/SKK Geoteknik resmi untuk keabsahan SIMBG Dinas PUPR.

Struktur Silo & Kluster Topik

Pilar Silo: Uji Lab Mekanika Tanah

Kluster 12 dari 13 Artikel

Pengujian sifat mekanis tanah Triaxial UU/CU/CD, Direct Shear, Konsolidasi 1D Oedometer, dan batas Atterberg. Artikel di bawah ini saling melengkapi untuk memberikan pemahaman menyeluruh seputar pilar Uji Lab Mekanika Tanah:

Layanan Uji Lapangan Siaga

Butuh Penyelidikan Tanah untuk Proyek Anda?

Konsultasikan titik uji sondir CPT, boring SPT, atau uji lab bersama tim teknisi kami. Respon cepat & estimasi penawaran transparan.

Chat WA Admin

Profil Penulis & Reviewer Teknis

DK

Dr. Ir. Dian Kusumaningrum, M.T.

Soil Mechanics Laboratory Director • 18+ Tahun Pengalaman

Verified Expert
Spesialisasi Bidang:Uji Lab Mekanika Tanah & Perilaku Lempung Ekspansif
Sertifikasi & Afiliasi:Doktor Mekanika Tanah / Asesor Laboratorium KAN ISO 17025

Peneliti dan kepala laboratorium mekanika tanah bersertifikasi ISO 17025. Berfokus pada pengujian triaxial dinamis, swelling lempung ekspansif, konsolidasi tanah lunak, dan stabilisasi kimiawi tanah bermasalah.